Kondisi arus lalu lintas dan penataan kendaraan umum di Terminal Samalanga kini tampil lebih tertib dan teratur dari sebelumnya. Pengelola terminal mengambil tindakan tegas dengan melakukan rekayasa zonasi angkutan pedesaan guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di pintu masuk terminal. Melalui aturan baru ini, setiap rute angkutan umum perdesaan memiliki lajur antrean dan tempat menaikkan penumpang yang khusus dan jelas. Langkah penataan ulang ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para calon penumpang yang hendak bepergian ke wilayah pedalaman.
Sebelum penataan ini dilakukan, kendaraan angkutan kerap mengetap di sembarang tempat sehingga mengganggu pergerakan armada bus antar kota. Penerapan zonasi angkutan yang terstruktur membuat ruang sirkulasi di dalam terminal menjadi lebih lapang dan bebas hambatan. Papan penunjuk arah yang informatif juga dipasang di tiap-tiap dermaga keberangkatan agar calon penumpang tidak salah memilih kendaraan rute tujuan. Petugas pengawas disiagakan di area terminal untuk memandu pengemudi angkutan agar senantiasa mematuhi jalur parkir yang telah ditentukan secara disiplin.
Para sopir angkutan pedesaan menyambut positif perubahan tata kelola terminal yang kini jauh lebih rapi dan adil bagi semua pengemudi. Adanya pembagian zonasi angkutan yang jelas menghilangkan praktik berebut penumpang secara liar antar sesama pengemudi angkutan umum perdesaan. Lingkungan terminal yang bersih dan tertata meningkatkan minat warga masyarakat untuk kembali menggunakan fasilitas moda transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi. Kondisi ini membawa angin segar bagi peningkatan pendapatan para sopir angkutan lokal serta pengelola usaha micro di sekitar terminal.
Kenyamanan para pengguna jasa angkutan umum juga meningkat pesat berkat adanya fasilitas ruang tunggu yang kini lebih tertata dan bersih. Masyarakat tidak perlu lagi bersenggolan dengan sesama penumpang atau terganggu oleh debu akibat semrawutnya kendaraan yang melintas sembarangan. Fasilitas pendukung seperti toilet umum, mushola, dan kedai makanan diposisikan secara strategis di sekitar area tunggu penumpang. Terminal Samalanga kini bertransformasi menjadi pusat transportasi perdesaan yang ramah, aman, dan memanusiawikan seluruh penggunanya.
Pihak pengelola terminal berkomitmen untuk terus mempertahankan keteraturan ini dengan mengintensifkan pengawasan harian oleh petugas gabungan. Pembenahan infrastruktur jalan di dalam komplek terminal serta perbaikan fasilitas umum akan diprioritaskan pada anggaran tahun mendatang. Diharapkan Terminal Samalanga dapat menjadi model percontohan pengelolaan terminal perdesaan yang efisien dan modern bagi daerah lain. Ketertiban terminal menjadi kunci utama dalam mendorong kebangkitan moda transportasi umum di tingkat lokal.